Driver Online Demo di Kantor OJK Kepri, Ini Hasil Pertemuannya

Batam – Rombongan dan perwakilan driver online kota Batam, hari ini, Rabu (15/4/2020), mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri di Batam Centre. Driver online demo di kantor OJK Kepri untuk menuntut keringanan pembayaran angsuran kredit kendaraan.

Mereka telah bertemu dengan perwakilan dari OJK dan akan menunggu keputusan dalam waktu 5 hari sejak pertemuan hari ini. Ada beberapa poin yang telah menjadi hasil diskusi bersama.

“Walaupun di tengah Pandemi Covid-19 kami akan tetap turun. Seandainya kami mati karena Corona nggak apa-apa juga karena kami berjuang demi perut kami dan anak istri yang dirumah agar tidak kelaparan di tengah ekonomi yang sulit akibat virus Corona,” tegas Rahmat, seperti dikutip dari Tribun Batam.

Menanggapi keputusan final dalam waktu 5 hari tersebut, para driver online akan membawa massa yang lebih banyak apabila tidak ada hasil yang jelas dalam kurun waktu tersebut.

Pihaknya pun meminta kepada rekan-rekan sesama driver online untuk bersabar sambil menunggu waktu lima hari kerja yang disepakati itu.

“Kami minta bersabar agar bisa diputuskan lima hari kerja kedepannya yang dimana akan memberikan keputusan apakah akan dilakukan penangguhan atau tidak dan kami akan menunggu hal tersebut,” lanjut Rahmat.

Kondisi perekonomian yang sulit saat ini karena pandemi Covid-19 menjadi alasan utama driver online demo di kantor OJK Kepri.

Driver Online Demo di Kantor OJK Kepri, Ini Hasil Pertemuannya. Foto: Tribun Batam.
Driver Online Demo di Kantor OJK Kepri, Ini Hasil Pertemuannya. Foto: Tribun Batam.

Hasil Pertemuan

Berikut ini adalah 6 poin hasil pertemuan di kantor OJK Kepri tadi siang, seperti dikutip dari Tribun Batam.

  1. Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Forum Komunukasi Daerah (FKD) Batam telah berkoordinasi ke APPI Pusat, dan APPI pusat bersama direksi perusahaan meminta waktu 5 (lima) hari kerja untuk menyepakati restrukturisasi
  2. Untuk kendaraan roda 2, diterbitkan pola Surat Driver Presidium Online Batam Nomor 003 / IV / PDO / 2020 tanggal 8 April 2020 hal Tindak Lanjut Penundaan Pembayaran angsuran kredit. Sementara, dengan biaya administrasi terpisah dari kendaraan roda 4.
  3. Perusahaan pembiayaan akan menghadirkan data yang tidak dapat dihubungi untuk Presidium Driver Online.
  4. Selama 5 (lima) hari kerja perusahaan pembiayaan tidak ditawarkan harus ada persetujuan lebih lanjut.
  5. Debitur yang menerbitkan pola yang direvisi di atas, hanya untuk anggota driver online yang telah disampaikan oleh Asosiasi Pengemudi Online ke APPI dan tidak ada tunggakan sebelum 2 Maret 2020 serta jenis pekerjaan debitur yang tidak memerlukan bantuan dalam restrukturisasi.
  6. APPI FKD Batam akan melakukan koordinasi dengan APPI Pusat terkait dengan persetujuan 6 (enam) bulan tanpa biaya administrasi, dan akan memberikan hasil dalam 5 (hari) kerja

Usai mendapatkan keputusan sementara para pengemudi online membubarkan diri dan menanti lima hari kerja kedepan untuk keputusan lebih lanjutnya.

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Pengemudi Online Tunggu 5 Hari Kerja, Bakal Bawa Massa Lebih Banyak Bila Tak Ada Kata Sepakat.


Informasi Terkait: