Ferdian Paleka Akhirnya Tertangkap dan Terancam Penjara 12 Tahun dan Denda 100 Juta

BeriMode – Ferdian Paleka yang beberapa waktu lalu menjadi perbincangan netizen karena kelakuannya yang tidak terpuji, bahkan sudah keterlaluan karena membuat video prank membagikan sembako berisi sampah di Baleendah, Bandung, akhirnya ditangkap. Youtuber ini terancam hukuman penjara selama 12 tahun dan juga ancaman denda Rp 100 juta.

Hukuman tersebut berdasarkan pasal 51 ayat 2 dan 45 ayat 3 UU ITE. Ditambah dengan pelanggaran peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena Ferdian Paleka tertangkap ketika berada di jalan tol Tangerang menuju ke Pelabuhan Merak.

Penangkapan ini diketahui dalam akun Instagram @jakartakers yang diupload pada tanggal 8 Mei 2020. Terlihat juga di akun tersebut seseorang sedang mengerjai Ferdian Paleka.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakartakers) on

“Kamu bentar lagi bebas.. Tapi bohong..! Gitu ya!”, ujar seseorang dalam video tersebut yang mengundang berbagai macam reaksi di postingan @jakartakers.

Prank balasan ini bukan dilakukan tanpa alasan. Pasalnya, Ferdian Paleka juga sering melakukan prank termasuk yang diarahkan kepada polisi. Dalam pelariannya, Youtuber ini sering berpindah-pindah tempat dan mencoba untuk bersembunyi.

Ketika dalam masa pelarian tersebut, dia sempat membuat gurauan prank dengan pura-pura menyesal, namun ternyata hanya gurauan semata, yang akhirnya membuat netizen makin naik pitam.

“Saya pribadi meminta maaf atas kelakuan saya dan itu… tapi bohong, yaaa,” ujar Ferdian Paleka dalam unggahannya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, polisi dan beberapa warga lain yang geram sempat mendatangi kediamanan Ferdian Paleka. Namun polisi Ferdian Paleka tidak di tempat dan yang berhasil ditemui adalah sang paman. Dari situ, polisi juga mencurigai bahwa orangtua Ferdian Paleka sengaja menyembunyikan anaknya.

“Jadi saat kami kejar dan dapatkan mobilnya, ternyata di dalamnya bukan yang kami kira, yakni pelaku F, tapi orang tua (bapak kandung) dari saudara F,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri di Bandung, Rabu (6/5/2020), seperti dikutip dari AyoBandung.


Informasi Terkait: